Kawasan Industri Cikarang Buat Roda Ekonomi Indonesia Melaju Kencang

Kawasan Industri Cikarang yang Dijuluki Shenzhen Indonesia
Kawasan Industri Cikarang yang Dijuluki Shenzhen Indonesia

Kawasan Industri Cikarang Jababeka –¬† Menurut pengakuan para investor, kawasan industri inilah yang punya peluang menjadi sebuah kawasan yang paling bersinar di Indonesia. Pasalnya, dianggap sebagai pengganti kota Jakarta yang kini sudah terasa jenuh. Baik dari segi pertumbuhan penduduk dan laju pertumbuhan pasar. Sementara di Kawasan Industri Cikarang yang masih terus mengalami pengembangan, peluang memajukan bisnis pun masih tinggi.

Dulu kalau orang mendengar kata Cikarang, pasti responnya itu jauh, tidak tahu, terasing, dan banyak pernyataan negatif lainnya. Namun kalau kini, semuanya pun takjub. Pasalnya dengan pembangunan Kawasan Industri Cikarang saat ini, Jababeka Cikarang seolah-olah disulap David Copperfield menjadi kota yang modern seketika. Nyaman, lengkap dan punya infrastruktur yang maju.

Berdasarkan catatan yang diterima pleh pemerintah kabupaten Bekasi, ada 7 Kawasan Industri Cikarang yang menjadi motor perputaran roda ekonomi Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Diantaranya adalah Delta Silicon I, II, Jababeka I, II, BIIE, EJIP dan MM2100.

Eksistensi Pabrik dan perkantoran di Kawasan Industri Cikarang juga menyedot puluhan ribu tenaga kerja lokal maupun asing. Dimana juga berimbas positif pada bisnis hunian. Sebut saja Apartemen Grande Valore yang kini sedang trend namanya di kawasan Jababeka.

Saat ini Jababeka Cikarang juga telah menjadi salah satu hub industri berskala nasional yang kekuatan ekspornya membayang-bayangi Batam. Bagaimana tidak? Disana terdapat sekitar 3000an pabrik yang modalnya ditanam oleh investor mancanegara. Alhasil, Kawasan Industri Cikarang mampu menghasilkan PMA untuk Nasional sebesar 34,46 persen, 45 persen ekspor tahun 2008 dengan nilai omset yang mencapai 35M US Dollar.

Sejatinya, pembangunan Cikarang sudah disetting seperti ini dari awal. Para investor dengan jeli sudah melihat, kalau Jakarta pada suatu sata akan menemui titik jenuhnya. Sehingga dibutuhkan hub ekonomi baru yang potensial. Berawal dari Cikarang yang ditunjuk sebagai sebuah Kawasan Industri oleh pemerintah pusat era 80an dan hingga kini pengembangan infrastrukturnya terus menerus didandani secara berkala.

Kalau Anda punya waktu untuk mengunjungi Kawasan Industri Cikarang kini. Tentunya Anda bakalan menemui atmosfer yang berbeda 180 derajat ketimbang dulu. Cikarang saat ini bak kota satelit atau mandiri yang sangat teramat lengkap fasilitasnya. Mulai dari mal, sekolah, rumah sakit, restoran, tempat fitness, tempat main golf, hotel semuanya tidak ada yang tidak dibangun di Cikarang Jababeka.

Untuk daerah Cikarang Utara misalkan. Disana tengah berlangsung proses pemolesan banyak apartemen. Sebut saja Grande Valore Condominium yang dibangun oleh Selaras Group. Adapun megaproyek tersebut dibangun diatas area  dengan luas 500 ha.

CEO Selaras Group sendiri mengklaim, kalau megaproyek di Kawasan Industri Cikarang itu merupakan wujud investasi paling besar yang pernah menjadi projek Selaras Group yang sudah merajai kancah properti di Tanah Air itu.

Saking majunya, begitu banyak sebutan yang diberikan untuk Kawasan Industri Cikarang. Sebut saja kawasan industri paling besar di Asia Tenggara, Shenzhen -nya Indonesia dan julukan positif lainnya.

Pada tahap I, Selaras Group bakal mengkonstruksi 400,000 unit kondominium di Kawasan Industri Cikarang dan ditarget untuk selesai di tahun 2019.